CIAMISPOST – Pendidikan kembali membuktikan perannya sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik. Hal itu terlihat dalam momen penyerahan ijazah Program Pendidikan Kesetaraan Paket C kepada sejumlah warga binaan di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ciamis, Rabu (17/6/2026).
Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai kegiatan tersebut. Bagi para warga binaan, ijazah yang diterima bukan sekadar dokumen kelulusan, melainkan simbol semangat untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menata kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, A.Md.IP., S.H., M.M., Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si., serta jajaran Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Kabupaten Ciamis.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Erwan Darmawan, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak seluruh warga negara tanpa terkecuali, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana.
Menurutnya, kesempatan belajar harus tetap terbuka sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
“Pendidikan adalah hak setiap warga negara. Kami berharap ke depan dapat terjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka sehingga warga binaan maupun petugas memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Teruslah belajar dari siapa pun, kapan pun, dan di mana pun,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis, Supriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan program pendidikan di lingkungan lapas.
Ia mengaku bangga karena program pendidikan kesetaraan yang meliputi Paket A, Paket B, dan Paket C dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
“Selamat kepada seluruh warga binaan yang telah lulus. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal berharga untuk menjalani kehidupan yang lebih baik dan bermanfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas bersama Kepala Dinas Pendidikan menyerahkan ijazah secara simbolis kepada tiga warga binaan lulusan Paket C, yakni Wandi Saputra bin Enceng Sukirman (Alm), Rosmayadi bin Kusna, dan Ridho Maulana Aprilyansyah bin Cucu Suarman.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama yang berlangsung hangat dan penuh kebahagiaan. Senyum para lulusan mencerminkan lahirnya harapan baru bahwa pendidikan dapat menjadi jalan perubahan, sekaligus bekal penting dalam proses reintegrasi sosial setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Melalui program pendidikan kesetaraan ini, Lapas Kelas IIB Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kedisiplinan, tetapi juga pada peningkatan kualitas intelektual dan karakter warga binaan.











