CIAMISPOST – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Ciamis kembali menghadirkan layanan Perpustakaan Keliling dalam kegiatan Ngopi Kalcer yang digelar Kavora Boardgame Official di Desa Wisata Budaya Bambu Purwaraja, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses literasi sekaligus mendekatkan budaya membaca kepada masyarakat melalui ruang-ruang komunitas.
Selama kegiatan berlangsung, pengunjung dari berbagai kalangan memanfaatkan layanan perpustakaan keliling untuk membaca beragam koleksi buku yang disediakan. Suasana santai dan interaktif di kawasan desa wisata menjadikan literasi hadir sebagai bagian dari aktivitas rekreasi sekaligus edukasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ciamis, H. Okta Jabal Nugraha, mengatakan perpustakaan harus mampu hadir di tengah masyarakat dengan menyesuaikan perkembangan zaman dan kebutuhan publik.
“Perpustakaan tidak hanya menunggu masyarakat datang, tetapi juga harus aktif hadir di berbagai ruang publik. Melalui layanan perpustakaan keliling, kami ingin memastikan akses terhadap bahan bacaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Okta.
Menurutnya, kolaborasi dengan komunitas dan pengelola desa wisata menjadi strategi efektif untuk memperkuat budaya literasi. Dengan memadukan kegiatan membaca dan aktivitas komunitas, masyarakat dapat merasakan bahwa literasi merupakan kegiatan yang menyenangkan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Literasi bisa tumbuh di mana saja, termasuk di ruang-ruang komunitas dan destinasi wisata. Ketika buku hadir di tengah aktivitas masyarakat, minat baca akan tumbuh secara alami karena dikemas dalam suasana yang nyaman dan menyenangkan,” katanya.
Okta menambahkan, konsep perpustakaan berbasis inklusi sosial yang terus dikembangkan Dispusip Ciamis bertujuan menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar sepanjang hayat yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat.
“Kami ingin perpustakaan menjadi ruang yang terbuka bagi siapa pun untuk belajar, berdiskusi, dan mengembangkan wawasan. Kehadiran perpustakaan keliling merupakan salah satu bentuk nyata komitmen tersebut,” tuturnya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat terus diperkuat agar gerakan literasi di Kabupaten Ciamis semakin berkembang serta mampu melahirkan generasi yang gemar membaca, berwawasan luas, dan memiliki daya saing tinggi.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat layanan perpustakaan sebagai sarana belajar, berkarya, dan meningkatkan kualitas hidup,” pungkasnya.











