CIAMISPOST – Pemerintah Kabupaten Ciamis memperkuat langkah menuju pertanian berkelanjutan dengan menggenjot pengembangan padi organik sebagai upaya nyata mewujudkan kemandirian pangan.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui gerakan tanam padi organik yang dipimpin langsung Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, bersama Kelompok Tani Parikesit di Dusun Kubangpari, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kamis (9/4/2026).
Di tengah ancaman krisis pangan global dan perubahan iklim, Bupati Herdiat menegaskan bahwa sektor pertanian harus mampu beradaptasi sekaligus bertransformasi.
“Pangan adalah kebutuhan dasar yang sangat strategis. Karena itu, kemandirian pangan menjadi hal mutlak yang harus kita wujudkan bersama,” ujarnya.
Ia menekankan, paradigma pertanian tidak lagi semata mengejar produksi, tetapi juga harus mengedepankan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan.
“Pertanian organik bukan sekadar alternatif, melainkan arah masa depan pertanian,” tegasnya.
Gerakan tanam padi organik ini, lanjut Herdiat, menjadi langkah awal memperkuat sistem pertanian sehat di Ciamis, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah desa, penyuluh pertanian, hingga kelompok tani, agar menjadikan pertanian organik sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Herdiat mendorong pemanfaatan limbah organik menjadi kompos guna meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi pencemaran, serta menekan biaya produksi.
“Jika dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, ini akan menjadi kekuatan besar bagi pertanian berkelanjutan di Ciamis,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa penerapan metode System of Rice Intensification (SRI) organik telah menunjukkan hasil positif, dengan produktivitas mencapai 8–9 ton per hektare, penghematan air hingga 40 persen, serta efisiensi penggunaan benih hingga 80 persen.
“Metode ini tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di kalangan petani,” tambahnya.
Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan pertanian organik di Ciamis.
Ia optimistis, melalui sinergi dan komitmen bersama, Ciamis mampu menjadi daerah pertanian organik yang unggul, sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan berdaya saing.
“Kita jaga alam, perkuat kebersamaan, dan wujudkan Ciamis sebagai kabupaten organik,” pungkasnya. ***TAA











