Media Informasi Lokal dan Terkini
Indeks

Ciamis Jadi Panggung Nasional Perunggasan, Wamentan Serap Aspirasi Peternak dan Dorong Swasembada Pangan

CIAMISPOST – Kabupaten Ciamis kembali menegaskan eksistensinya sebagai salah satu daerah unggulan di sektor pertanian dan peternakan dengan menjadi tuan rumah Dialog Perunggasan Nasional 2026 Konsolidasi Peternak Rakyat Nasional, Selasa (29/04/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) dan digelar di Aula STIKes Muhammadiyah Ciamis ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, anggota DPR RI, unsur Forkopimda, akademisi, pelaku usaha, hingga ratusan peternak unggas dari berbagai daerah di Indonesia.

Forum berskala nasional tersebut menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan dan strategi penguatan sektor perunggasan rakyat. Berbagai isu krusial dibahas secara komprehensif, mulai dari sistem budidaya, efisiensi produksi, stabilitas harga, distribusi hasil ternak, hingga penguatan daya saing peternak lokal di tengah dinamika pasar nasional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Ciamis memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya pada subsektor perunggasan.

Ia menyebutkan, produksi unggas di Kabupaten Ciamis saat ini mencapai sekitar 1,3 juta ekor per tahun. Capaian tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi salah satu penopang pasokan ke berbagai wilayah lain di Indonesia.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami, namun sekaligus tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing sektor peternakan unggas di Ciamis,” ujarnya.

Meski demikian, Andang tidak menampik masih adanya sejumlah tantangan yang dihadapi peternak, salah satunya terkait kebutuhan impor telur yang menunjukkan adanya celah dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi.

Untuk itu, pihaknya berharap adanya dukungan lebih konkret dari pemerintah pusat, terutama dalam hal penguatan manajemen usaha, akses pembiayaan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia bagi para peternak.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, menegaskan bahwa sektor pertanian, termasuk perunggasan, menjadi prioritas utama dalam agenda besar swasembada pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, komitmen tersebut telah diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis, baik dalam bentuk Peraturan Presiden maupun Instruksi Presiden, yang dirancang untuk mempercepat pembangunan pertanian dan memperkuat posisi petani serta peternak di seluruh Indonesia.

“Pemerintah tidak hanya berbicara konsep, tetapi menghadirkan kebijakan nyata agar sektor pertanian semakin kuat, mulai dari hulu hingga hilir, termasuk meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak,” tegasnya.

Dalam kunjungannya, Sudaryono juga menyempatkan diri berdialog langsung dengan para peternak rakyat. Ia mendengarkan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan harga pakan, fluktuasi harga jual, hingga tantangan distribusi dan akses pasar.

Ia memastikan bahwa seluruh masukan tersebut akan menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan ke depan, sehingga program pemerintah benar-benar tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan riil di lapangan.

“Kami ingin kebijakan yang diambil benar-benar berpijak pada kondisi nyata peternak. Karena itu, dialog seperti ini sangat penting,” tambahnya.

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha di sektor perunggasan. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Kabupaten Ciamis pun diharapkan terus menjadi salah satu motor penggerak utama dalam pengembangan sektor perunggasan di Indonesia.

***TAA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *