Media Informasi Lokal dan Terkini
Indeks
Ciamis  

Viral Bocah Ciamis Pintar Bicara, Ternyata Ini Rahasia Didikan Sakola Motèkar

CIAMISPOST.ID – Jagat maya tengah ramai memperbincangkan sebuah video viral yang memperlihatkan seorang bocah asal Ciamis dengan kecakapan berbicara yang luar biasa dalam sebuah forum diskusi. Bocah tersebut diketahui bernama Sayyid Romidzauq, atau yang akrab disapa Aang Sayyid (10).

Dalam video yang beredar, Aang terlihat sangat tenang dan fasih menyampaikan gagasan-gagasannya. Banyak netizen yang merasa kagum, lantaran sangat jarang anak seusianya memiliki kemampuan public speaking dan kedalaman berpikir seperti itu.

Namun, tahukah Anda? Di balik kepiawaian Aang Sayyid berbicara di depan umum, terdapat peran besar dari tempatnya menimba ilmu, yakni Sakola Motèkar. Tempat ini merupakan ruang belajar berbasis komunitas yang berlokasi di Kampung Cibunar, Kabupaten Ciamis.

Mengenal Sakola Motèkar, Ruang Belajar Komunitas di Ciamis

Kang Deni WeJe, salah satu penggerak Sakola Motèkar, menjelaskan bahwa kemampuan Aang tidak datang secara tiba-tiba. Di Sakola Motèkar, anak-anak memang didorong untuk berani berpikir kritis dan mengungkapkan pendapatnya secara terbuka.

“Di Sakola Motèkar, anak-anak itu bukan cuma menjadi objek pendidikan, tetapi juga subjek. Mereka diberikan kesempatan untuk belajar lebih dalam tentang hal-hal yang mereka sukai,” jelas Kang Deni.

Metode pembelajaran di Sakola Motèkar sangat berfokus pada konsep Merdeka Belajar. Anak-anak tidak sekadar menerima pelajaran secara pasif, tetapi dituntut aktif melakukan beberapa hal berikut:

  • Membaca buku dan literatur pendukung.
  • Berdiskusi dan bertukar pikiran.
  • Melakukan riset sederhana.
  • Mempresentasikan hasil pemikiran di depan umum.

Konsep Ngababar Hanca Diajar

Salah satu contoh nyata dari penerapan metode tersebut adalah kegiatan Ngababar Hanca Diajar. Melalui forum ini, anak-anak Sakola Motèkar akan menceritakan proses dan hasil belajar mereka secara langsung kepada orang tua, masyarakat sekitar, akademisi, hingga perwakilan dari Dinas Pendidikan.

Para akademisi dan dosen yang pernah hadir dalam forum tersebut menilai bahwa Sakola Motèkar adalah contoh nyata dan sukses dari penerapan merdeka belajar. Anak-anak terbukti tidak hanya menghafal materi, tetapi juga memahami, meneliti, dan mampu menjelaskan kembali ilmu yang mereka pelajari.

Menarik Perhatian Akademisi dan Dinas Pendidikan

Perwakilan Dinas Pendidikan yang turut hadir pun sependapat. Menurut mereka, ruang belajar komunitas seperti Sakola Motèkar dapat mencetak anak-anak menjadi pembelajar yang aktif serta berani bertanggung jawab atas proses pembelajarannya sendiri.

Sebagai informasi tambahan, Sakola Motèkar saat ini sudah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan menjalin kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Dengan demikian, anak-anak yang belajar di sana dapat mengikuti program pendidikan kesetaraan dan memperoleh ijazah resmi.

Tidak heran jika metode pendidikan di Sakola Motèkar menarik banyak perhatian. Selain menjadi objek penelitian bagi para akademisi dari berbagai perguruan tinggi, banyak pula sekolah dan komunitas lain yang datang langsung untuk melakukan studi banding.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih dalam mengenai sistem pendidikan ini, dapat berkunjung langsung ke Kampung Cibunar, Ciamis, atau melihat aktivitas mereka melalui akun YouTube dan Instagram resmi Sakola Motèkar.

Viralnya sosok Aang Sayyid menjadi bukti nyata bahwa ruang belajar yang memerdekakan, yang memberikan ruang bagi anak untuk berpikir, membaca, dan berdiskusi, mampu melahirkan generasi yang percaya diri dalam menyampaikan gagasannya sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *