CIAMISPOST.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis kembali membuktikan dedikasinya dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Lembaga ini sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.
Predikat prestisius ini diperoleh berdasarkan Hasil Audit Laporan Keuangan Tahun 2025 dari Kantor Akuntan Publik. Pencapaian ini menjadi bukti konkret bahwa pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Tatar Galuh telah dijalankan sesuai dengan prinsip syariah, kepatuhan regulasi, serta standar akuntansi yang ketat.
Proses Audit Ketat dan Menyeluruh
Ketua BAZNAS Kabupaten Ciamis, Drs. H. Lili Miftah, menyampaikan bahwa predikat WTP ini diraih melalui proses audit mendalam yang berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif.
“Prosesnya tidak mudah. Seluruh dokumen, sistem pelaporan, hingga pertanggungjawaban program diperiksa secara detail. Alhamdulillah, kerja kolektif tim BAZNAS Ciamis membuahkan hasil sesuai harapan. Dari aspek akuntansi dan tata kelola, semuanya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Selasa (03/03/2026).
Lili menjelaskan opini WTP merupakan indikator profesionalisme dalam mengelola dana umat. Ia menjamin setiap rupiah yang dititipkan masyarakat dikelola dengan prinsip kehati-hatian dan sistem pengawasan yang berlapis.
Prinsip 3 Aman Pengelolaan Zakat
Dalam pengelolaan dana umat, BAZNAS Ciamis memegang teguh prinsip 3 Aman sebagai landasan operasional.
“Kami memastikan pengelolaan zakat ini Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman bagi NKRI. Amanah dari para muzakki dan aghnia adalah tanggung jawab besar yang harus kami jaga dengan integritas,” tegasnya.
Konsistensi selama sembilan tahun ini menunjukkan penguatan sistem administrasi dan distribusi dana yang terus beradaptasi dengan ketentuan perundang-undangan. Lili berharap pencapaian ini semakin memperkokoh kepercayaan para muzakki, aghnia, hingga kalangan pengusaha di Ciamis.
“Kepercayaan publik adalah fondasi utama. Dengan WTP ini, kami ingin menegaskan bahwa dana yang ditunaikan masyarakat benar-benar kami kelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran,” tambahnya.
Menutup keterangannya, Lili optimis BAZNAS Ciamis akan terus bertransformasi menjadi lembaga pengelola zakat yang kredibel dan menjadi instrumen strategis pengentasan kemiskinan.











