CIAMISPOST – Semangat kepedulian sosial mewarnai peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial berkolaborasi dengan Sentra Phalamartha Kementerian Sosial RI menggelar rangkaian bakti sosial, salah satunya khitanan massal gratis bagi puluhan anak di halaman Pendopo Bupati Ciamis, Selasa (9/6/2026).
Tak hanya khitanan massal, kegiatan sosial tersebut juga meliputi operasi katarak gratis, pembebasan pasung, penguatan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), kerja bakti rumah lansia, penyaluran bantuan asistensi rehabilitasi sosial (atensi), pemeriksaan kesehatan, hingga fisioterapi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Ihsan Rasyad mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Pemkab Ciamis dan Kementerian Sosial melalui Sentra Phalamartha yang tahun ini memfokuskan bakti sosial di Kabupaten Ciamis.
“Ini bentuk kerja sama Dinas Sosial dengan Kementerian Sosial melalui Sentra Phalamartha. Tahun ini mereka memfokuskan kegiatan bakti sosial di Kabupaten Ciamis dan kami kolaborasikan dengan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384,” ujar Ihsan.
Ia mengungkapkan, total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp875 juta. Bantuan itu menyasar berbagai kelompok masyarakat rentan, mulai dari anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, hingga warga dengan penyakit kronis dan kondisi sosial tertentu.
Sebanyak 51 anak mengikuti khitanan massal gratis yang pesertanya berasal dari hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Ciamis. Proses pendataan dilakukan lebih dari satu bulan dengan melibatkan pendamping rehabilitasi sosial dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
“Peserta diprioritaskan dari keluarga desil satu sampai lima. Selain layanan khitan gratis, anak-anak juga mendapatkan sepeda, uang saku, sembako, pakaian muslim, makanan ringan, dan perlengkapan pasca khitan,” jelasnya.
Selain khitanan massal, Dinas Sosial juga mempersiapkan operasi katarak gratis bagi 140 calon pasien yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026. Saat ini para peserta masih menjalani tahap persiapan medis.
Program sosial lainnya yang cukup menyita perhatian yakni pembebasan pasung bagi warga dengan gangguan kejiwaan. Ihsan menjelaskan, program tersebut lebih menitikberatkan pada rehabilitasi sosial dan pendampingan kesehatan agar penyintas bisa kembali menjalani kehidupan secara layak.
“Kami bekerja sama dengan puskesmas dan tenaga kesehatan untuk proses rehabilitasi. Ini bagian dari upaya memberikan perlindungan dan pemulihan bagi warga,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Sosial turut menggandeng berbagai pihak, di antaranya Bank BJB, Baznas, organisasi profesi kesehatan, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta dukungan pemerintah provinsi untuk layanan operasi katarak.
Sementara itu, Pekerja Sosial Madya Kementerian Sosial RI, Siti Sari Ramayanti menyebut kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis menjadi agenda rutin tahunan yang terus berkembang.
Menurutnya, dibanding tahun sebelumnya, cakupan kegiatan tahun ini jauh lebih luas. Tidak hanya operasi katarak dan penyaluran bantuan sosial, tetapi juga pembebasan pasung hingga aksi bersih-bersih rumah lansia.
“Kami gabungkan momentum Hari Lanjut Usia Nasional dengan Hari Jadi Kabupaten Ciamis. Tahun ini kegiatannya lebih banyak dan sampai Jumat nanti tim masih berada di Ciamis untuk menyelesaikan seluruh rangkaian,” ujarnya.
Ia berharap sinergi antara Kemensos dan Pemerintah Kabupaten Ciamis terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat rentan yang mendapatkan bantuan, khususnya bantuan produktif berupa kewirausahaan agar warga bisa mandiri secara ekonomi.
“Harapannya bantuan tidak hanya bersifat sesaat, tetapi juga mendorong masyarakat lebih berdaya dan mandiri,” pungkasnya.











