Media Informasi Lokal dan Terkini
Indeks

Pelantikan Besar ASN Ciamis, Bupati Herdiat Soroti Pelayanan, Integritas hingga Kelestarian Alam

CIAMISPOST – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, jabatan fungsional, kepala puskesmas, serta pengangkatan dan pengambilan sumpah Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center pada Selasa (26/5/2026) itu menjadi momentum penting bagi penguatan birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Ciamis.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat dan ASN yang baru dilantik maupun diambil sumpahnya. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan memiliki makna mendalam terkait tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada rekan-rekan yang baru saja dilantik dan diambil sumpahnya,” ujar Herdiat.

Pelantikan tersebut, kata Herdiat, dilakukan sebagai bagian dari pengisian kekosongan jabatan di berbagai jenjang pemerintahan, sekaligus implementasi penyesuaian organisasi perangkat daerah berdasarkan kebijakan pemerintah daerah.

Secara khusus, Herdiat berpesan kepada para ASN, terutama CPNS yang resmi diangkat menjadi PNS, agar senantiasa menjaga marwah dan nama baik aparatur sipil negara.

Ia menekankan tiga hal utama yang harus dipegang teguh oleh seluruh ASN, yakni menjaga nama baik PNS, menjunjung tinggi integritas terhadap bangsa dan negara, serta memahami tugas utama sebagai pelayan masyarakat.

“Sebagai pelayan masyarakat, layani masyarakat dengan sebaik-baiknya, ramah, tulus dan ikhlas. Jangan sampai masyarakat tidak mendapatkan pelayanan yang baik,” tegasnya.

Herdiat bahkan mengingatkan bahwa ASN yang tidak mampu menjalankan tugas pelayanan dengan baik akan diberikan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Bupati Ciamis juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah menghadapi tantangan. Ia mengakui bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Ciamis sedang dalam kondisi terbatas dan mengalami defisit.

Meski demikian, Herdiat meminta seluruh aparatur tidak menjadikan kondisi tersebut sebagai alasan untuk menurunkan semangat kerja.

“APBD kita memang tidak sedang baik-baik saja. Namun saya berharap kondisi ini tidak menjadi keresahan. Keterbatasan harus diimbangi dengan semangat kerja yang lebih baik,” katanya.

Ia optimistis berbagai kesulitan yang tengah dihadapi daerah dapat dilalui apabila seluruh elemen pemerintahan bekerja bersama, saling bersinergi dan berkolaborasi demi pembangunan Kabupaten Ciamis.

Kepada para camat, lurah dan kepala wilayah, Herdiat menegaskan bahwa mereka merupakan perpanjangan tangan bupati di daerah yang harus selalu hadir melayani masyarakat tanpa mengenal waktu.

“Tidak ada kata lelah dalam melayani masyarakat. Pagi, siang, malam, bahkan tengah malam sekalipun harus siap ketika masyarakat membutuhkan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Herdiat mengajak seluruh ASN untuk bersama-sama membangun Kabupaten Ciamis yang lebih maju, merata dan berkelanjutan. Ia menyoroti besarnya potensi daerah, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga potensi sumber daya alam lainnya.

Namun demikian, Herdiat menegaskan bahwa pengelolaan potensi alam harus tetap mengedepankan prinsip kelestarian lingkungan.

Ia mencontohkan potensi tambang di wilayah Pamarican dan Banjarsari, serta potensi minyak di wilayah Purwadadi, yang menurutnya perlu dikelola secara bijak tanpa merusak lingkungan dan sumber daya air untuk generasi mendatang.

“Kita harus menjaga alam, bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk anak cucu kita nanti. Kalau merusak lingkungan, saya tidak akan mengizinkan,” tegasnya.

Herdiat berharap seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, sehingga pekerjaan yang dilakukan menjadi bagian dari amal ibadah serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

TGR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *