CIAMISPOST — Suasana haru bercampur syukur menyelimuti warga RT 03 RW 13 Lebakliung, Desa Imbanagara, Kabupaten Ciamis, Sabtu (16/5/2026) malam.
Warga bersama keluarga besar setempat menggelar syukuran sederhana dan doa bersama usai rampungnya pembangunan rumah milik Engkus Kusman dan istrinya, Rukmi, yang sebelumnya berada dalam kondisi nyaris roboh.
Rumah sederhana yang dulu beratap bocor, dinding lapuk, serta penuh tambalan itu kini berdiri lebih layak, aman, dan nyaman untuk dihuni.
Perubahan tersebut terwujud melalui bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Kabupaten Ciamis atas inisiasi Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya.
Bantuan sebelumnya diserahkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Ciamis, Kania Ernawati Herdiat, saat meninjau langsung kondisi rumah pasangan tersebut pada April lalu.
Tak sedikit warga yang hadir malam itu ikut terharu melihat perubahan rumah berukuran sekitar 4×4 meter tersebut.
Jika sebelumnya kondisi rumah sangat memprihatinkan dan membahayakan penghuninya, kini rumah itu menjadi tempat tinggal yang lebih layak bagi keluarga Engkus dan Rukmi.
Pembangunan rumah diselesaikan dalam waktu sekitar 25 hari melalui semangat gotong royong warga sekitar. RT, RW, pemerintah desa, hingga para relawan bahu membahu membantu proses pembangunan sejak awal.
Di tengah keterbatasan ekonomi yang selama ini membelit keluarga tersebut, kebahagiaan akhirnya menyelimuti Engkus dan Rukmi. Doa bersama yang dipanjatkan warga menjadi ungkapan rasa syukur atas perubahan yang kini mereka rasakan.
Tak hanya mendapat bantuan rumah layak huni, Rukmi yang mengalami lumpuh juga mendapat perhatian dari sisi kesehatan. Pemerintah memberikan bantuan kursi roda serta pendampingan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Bahkan, dalam waktu dekat Rukmi dijadwalkan menjalani operasi katarak sebagai bagian dari penanganan kesehatan lanjutan agar kondisi kesehatannya semakin membaik.
Sebelum bantuan datang, kondisi hidup Rukmi disebut sangat memprihatinkan. Selain tinggal di rumah yang tidak layak, ia juga mengalami sakit berkepanjangan hingga sempat pasrah menjalani hidup karena keterbatasan biaya pengobatan.
Namun, setelah kedatangan Ketua TP PKK Ciamis, semangat hidup Rukmi perlahan tumbuh kembali. Selain membawa bantuan, Kania juga memberikan dukungan moril dan motivasi agar Rukmi tetap kuat menjalani kehidupan. Kini, Rukmi mulai rutin menjalani pemeriksaan kesehatan dan pengobatan.
Hendra, promotor yang menjadi penghubung hingga kondisi keluarga Engkus dan Rukmi sampai kepada Bupati Ciamis, menyebut bantuan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil.
“Alhamdulillah sekarang rumahnya sudah selesai. Dulu kondisinya memang sangat memprihatinkan. Berkat bantuan dari Pak Bupati Herdiat Sunarya, Ibu Kania, dan dukungan warga, akhirnya rumah ini bisa berdiri layak,” ujar Hendra.
Menurutnya, proses pembangunan rumah berjalan cepat berkat tingginya kepedulian warga yang secara sukarela membantu setiap hari.
“Ada yang menyumbang tenaga, makanan, sampai material seadanya. Ini benar-benar hasil gotong royong warga,” katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui program Rutilahu menyalurkan bantuan sebesar Rp20 juta kepada keluarga Engkus dan Rukmi. Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Ciamis dalam menangani kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kisah Engkus dan Rukmi menjadi bukti bahwa kepedulian pemerintah yang dibarengi semangat gotong royong warga mampu menghadirkan perubahan nyata dan harapan baru bagi masyarakat kecil.
TGR











