CIAMISPOST.ID – Ketua Komisi XI DPR RI, Misbakhun, mengungkapkan bahwa terpilihnya Wakil Menteri Keuangan, Thomas Djiwandono, sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) memberikan dampak positif langsung terhadap pasar keuangan domestik. Hal ini tercermin dari penguatan nilai tukar rupiah pasca-keputusan tersebut.
Respons Positif Pasar: Rupiah Menguat
Mengutip data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp16.770/US$ atau menguat sebesar 0,24%. Capaian ini sekaligus memperpanjang tren positif rupiah yang telah mencatatkan penguatan selama empat hari perdagangan berturut-turut.
“Alhamdulillah rupiah menguat saat Thomas terpilih,” ujar Misbakhun dalam pengumuman hasil fit and proper test, Senin (26/1/2026).
Misbakhun menjelaskan korelasi waktu antara pengambilan keputusan dengan pergerakan pasar. “Saat kita memutuskan Pak Tommy (Thomas Djiwandono), posisi rupiah ada di kisaran Rp16.700. Justru pada saat Pak Tommy mau fit and proper, rupiah sudah menunjukkan tren menguat,” tambahnya.
Secara teknis, rupiah memang mengalami penguatan sepanjang hari tersebut dan bergerak di rentang Rp16.750 hingga Rp16.785 per dolar AS.
Kronologi dan Alasan Pemilihan
Keputusan pemilihan Thomas Djiwandono diumumkan secara resmi pada pukul 17.50 WIB. Namun, kesepakatan tersebut sejatinya telah diambil dalam rapat internal Komisi XI sekitar pukul 16.00 WIB, tepat saat jam penutupan perdagangan pasar spot rupiah.
Misbakhun menegaskan bahwa nama Thomas Djiwandono disepakati secara aklamasi sebagai Deputi Gubernur BI oleh seluruh perwakilan fraksi partai di Komisi XI DPR RI. Ada beberapa faktor kunci yang menjadi pertimbangan utama:
- Sinergitas Fiskal dan Moneter: Thomas dinilai mampu menyajikan isu krusial mengenai pentingnya harmonisasi antara kebijakan fiskal pemerintah dan kebijakan moneter bank sentral.
- Kepercayaan Pasar: Kemampuan Thomas dalam membangun kepercayaan (trust) dianggap sebagai faktor vital untuk memperkuat soliditas Bank Indonesia ke depannya.
“Isu sinergitas ini kini tengah menjadi sorotan, dan beliau mampu meyakinkan Komisi XI melalui paparannya,” pungkas Misbakhun.











