Media Informasi Lokal dan Terkini
Indeks

Prabowo Minta Kumpulkan Video Kritik MBG: Biar Saya Lihat Tiap Malam

CIAMISPOST.ID – Presiden RI Prabowo Subianto secara tegas memerintahkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari, untuk mengumpulkan dokumentasi video dari berbagai pihak yang melontarkan kritik keras hingga hinaan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Instruksi ini disampaikan Prabowo menyusul banyaknya suara sumbang, termasuk dari kalangan terdidik dan bertitel profesor, yang memprediksi program andalannya tersebut akan gagal serta hanya menghamburkan uang rakyat.

Tanggapi Pesimisme Kaum Terdidik

Dalam peresmian SPPG milik Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Prabowo mengungkapkan kekecewaannya terhadap narasi pesimisme yang muncul bahkan saat program baru berjalan seumur jagung.

“Bagi mereka yang waktu kita baru mulai satu bulan kita sudah dihina, sudah diramalkan pasti gagal, Pak Qodari tolong dikumpulin video klip yang ramal kita pasti gagal yang katakan saya hina bangsa Indonesia,” ujar Prabowo, Jumat (13/2).

Presiden menegaskan bahwa program MBG semata-mata bertujuan menyelamatkan masa depan anak-anak Indonesia. Ia mengaku heran jika niat memberikan makan gratis justru dituding sebagai penghinaan.

“Ini harus ada rekam digital, direkam semua Insya Allah kita mencapai 80 sekian juta (penerima manfaat) biar saya tiap malam bisa liat-liat enggak apa-apa, aduh apa iya, ya, saya hina bangsa Indonesia,” tambahnya.

Capaian 60 Juta Penerima Manfaat

Di sisi lain, Prabowo memaparkan data terbaru terkait progres program tersebut. Per Jumat (13/2), tercatat sudah ada 60 juta lebih penerima manfaat MBG, mulai dari anak-anak sekolah hingga ibu hamil.

Menurut Prabowo, angka tersebut merupakan pencapaian logistik yang masif bagi Indonesia. Untuk memberikan gambaran skala program ini, ia membandingkannya dengan populasi beberapa negara lain.

“Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan, tiap hari. Atau sama dengan sepuluh kali penduduk Singapura tiap hari, atau dua kali penduduk Malaysia, tiap hari,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *