CIAMISPOST.ID – Kabar duka menyelimuti tanah air. Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina yang juga mantan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) periode 2016-2022, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, meninggal dunia.
Gubernur Lemhannas saat ini, TB Ace Hasan Syadzily, membenarkan kabar tersebut. Agus Widjojo mengembuskan napas terakhirnya di RSPAD Jakarta pada Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 20.15 WIB.
“Rencana setelah dimandikan di RSPAD malam ini, Jenazah akan disemayamkan di kediaman Almarhum di Puri Cikeas,” ungkap Ace saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).
Meninggal Saat Masih Mengabdi
Ace menjelaskan bahwa Agus Widjojo berpulang saat masih aktif mengabdikan diri kepada negara. Sebelum meninggal, almarhum memang diketahui sedang berjuang melawan sakit yang dideritanya.
“Beliau terakhir masih mengabdi untuk negara sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Filipina. Sempat dirawat di RSPAD Jakarta karena sakit yang diderita beliau,” jelasnya.
Sosok Tentara Reformis dan Bersahaja
Di mata Ace, Agus Widjojo bukan sekadar pejabat militer biasa. Ia dikenang sebagai sosok tentara reformis yang memiliki peran vital dalam menyusun desain peran dan fungsi TNI dalam negara demokrasi Indonesia.
“Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo merupakan salah satu tentara reformis yang menyusun desain peran dan fungsi TNI dalam negara demokrasi di Indonesia. Pemikirannya mewarnai bagaimana peran TNI dalam sistem pemerintahan yang demokratis. Beliau salah satu perwira TNI yang mendorong supremasi sipil,” kenang Ace.
Selain dikenal sebagai pemikir TNI yang berani menyampaikan ide mengenai hubungan sipil-militer dan mengkritisi konsep dwifungsi ABRI era Orde Baru, sosok almarhum juga dikenal sangat rendah hati.
“Di Lemhannas selama menjadi Gubernur, beliau sangat dikenal bersahaja dan memimpin dengan baik lembaga ini,” tutup Ace.











