Media Informasi Lokal dan Terkini
Indeks

Di Hadapan Ribuan Guru, Bupati Ciamis Ungkap Kondisi APBD dan Tantangan Pendidikan

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri acara Halal Bihalal PGRI Selasa (7/4).

CIAMISPOST – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan halal bihalal warga pendidikan Kabupaten Ciamis tahun 1447 H/2026 M yang digelar di Gedung K.H. Ahmad Dahlan STIKes Ciamis, Selasa (7/5/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan nilai-nilai kebangsaan dan solidaritas antar insan pendidikan.

Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dalam sambutannya menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah serta permohonan maaf kepada seluruh tenaga pendidik, khususnya anggota PGRI Kabupaten Ciamis.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini semakin mempererat kebersamaan kita,” ujarnya.

Ia menegaskan, PGRI merupakan organisasi profesi besar yang memiliki peran strategis dalam membangun kualitas pendidikan di daerah. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk menjaga marwah organisasi agar tetap kuat dan semakin maju.

Dalam kesempatan tersebut, Herdiat juga mengapresiasi dedikasi para guru yang terus mengabdi di tengah berbagai keterbatasan.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi tenaga pendidik tidaklah ringan, terlebih dengan kondisi keuangan daerah yang saat ini masih terbatas.

“Keinginan kami untuk meningkatkan kesejahteraan guru sangat besar, namun kondisi APBD belum memungkinkan. Kami berharap bapak ibu tetap semangat dan terus berjuang,” katanya.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir APBD Kabupaten Ciamis mengalami penurunan signifikan, sehingga berdampak pada pembangunan infrastruktur, termasuk sektor pendidikan. Sejumlah sekolah bahkan dilaporkan dalam kondisi tidak layak pakai.

“Kami mengetahui kondisi tersebut, namun keterbatasan anggaran membuat penanganannya belum maksimal. Insya Allah kami akan berupaya melalui skema pinjaman daerah untuk memperbaiki fasilitas pendidikan dan layanan dasar lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan generasi emas 2045. Ia menilai pendidikan menjadi fondasi utama yang harus didukung oleh sektor kesehatan dan lingkungan.

Selain itu, Herdiat mengingatkan para guru agar mampu menjadi agen perubahan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Ia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap anak-anak guna mencegah dampak negatif, termasuk meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Perkembangan digitalisasi sangat cepat. Guru harus hadir sebagai pengarah dan pelindung agar anak-anak tidak terjerumus pada hal negatif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Ciamis, Edi Rusyana, menyampaikan bahwa jumlah anggota PGRI di Ciamis mencapai 7.845 orang. Ia menegaskan pentingnya peran aktif seluruh anggota dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.

“Tidak ada alasan bagi anggota PGRI untuk tidak berkontribusi. Kita harus terus bergerak bersama demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Edi juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap PGRI serta menekankan pentingnya menjaga sikap istiqomah, keikhlasan, dan rasa syukur dalam menjalankan profesi sebagai pendidik.

Pada kesempatan tersebut, PGRI Kabupaten Ciamis juga meluncurkan buku karya anggotanya, termasuk kumpulan esai bertajuk Karakter Berbudaya Generasi Panca Waluya.

Selain itu, diberikan penghargaan kepada lima guru berdedikasi tinggi sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.

Kegiatan halal bihalal ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas warga pendidikan serta menjadi energi baru dalam menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Ciamis.*** (TAA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *