CIAMISPOST – Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menegaskan hingga saat ini belum terdapat kasus campak yang terkonfirmasi, meskipun sejumlah temuan suspek sempat muncul di masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Ciamis, Edis Herdis, S.Sos., M.M., mengatakan bahwa kondisi tersebut menjadi indikator positif atas keberhasilan upaya pencegahan yang selama ini dilakukan.
“Di Ciamis sampai sekarang belum ada kasus campak yang terkonfirmasi. Memang ada suspek, namun belum mengarah pada campak,” ujarnya.
Edis menjelaskan, gejala yang patut diwaspadai antara lain demam tinggi, bintik, ruam merah pada kulit, mata merah, dan berair. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala tersebut dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Menurutnya, campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular, sehingga daya tahan tubuh menjadi faktor utama dalam pencegahan.
“Yang paling penting adalah menjaga imunitas tubuh tetap stabil. Caranya dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta memastikan status imunisasi lengkap,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah penyebaran penyakit.
Edis menambahkan, Dinkes Ciamis terus memperkuat koordinasi dengan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, baik puskesmas maupun rumah sakit, guna memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi kasus.
“Seluruh fasilitas kesehatan di Ciamis, baik tingkat dasar maupun rujukan, sudah siap dan memiliki kapasitas yang optimal dalam penanganan,” katanya.
Pihaknya pun mengajak masyarakat untuk tetap waspada namun tidak panik, serta segera mencari layanan kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada campak agar dapat ditangani lebih cepat dan tepat. ***TAA











